Ali menyiggung peta politik Anies Baswedan yang digadang-gadang kuat maju pada pertarungan Pilpres 2024.
"Anies Baswedan misalnya, akan habis masa jabatannya pada 2022. Saya kasihan karena dia akan kehilangan panggung politik sebelum 2024," jelasnya.
Oleh karena itu, dia beranggapan peta politik 2022 akan sangat memberatkan calon pemimpin Indonesia jelang Pilpres 2024.
Selain Anies Baswedan, terdapat nama-nama kuat lainnya yang akan terkena imbas dari adanya Pilkada Serentak 2024.
"Ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga selesai pada 2023. Nasibnya lebih baik daripada Anies sebenarnya. Namun, saya pikir tetap sama saja akan kehilangan panggung politik," kata Ali. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!