POLHUKAM.ID -Polemik sapi kurban pedangdut Dewi Perssik yang ditolak RT lingkungan rumahnya diduga bagian dari strategi pencitraan untuk bakal Capres PDIP, Ganjar Pranowo.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menuturkan, polemik Dewi Perssik yang mengemuka di publik mestinya dikategorikan dugaan pelanggaran kampanye.
“Saya pikir ini bagian intrik politik lewat kampanye terselubung,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/7).
Aroma kampanye berbalut sapi kurban itu tercium saat Desi Perssik menyinggung Relawan Ganjar Pranowo. Dalam curhatannya, Dewi Perssik mengaku hanya menitipkan hewan kurban untuk kemudian dipotong oleh relawan Sahabat Ganjar.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang