“Justru saya menilai lebih maju,” pungkasnya.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti hukum dan keadilan di Indonesia. AHY menilai penegakan hukum khususnya pemberantasan korupsi di Indonesia masih sering tebang pilih.
Tak hanya itu, putra sulung SBY itu juga menyoroti penegakan hukum di Tanah Air lebih sering tajam ke lawan, dan tumpul ke kawan.
“Demokrat mencermati, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dinilai sering tebang pilih. Tajam ke bawah, tumpul ke atas. Tajam ke lawan, tumpul ke kawan," ujar AHY dalam pidato politiknya, Jumat malam (14/7).
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran