"Semuanya bisa berubah walaupun sudah ada nama-nama populer dengan tingkat elektabilitas yang lumayan," ucapnya.
Oleh sebab itu, dia menilai faktor popularitas dan elektabilitas tidak bisa dijadikan faktor utama.
Meski demikian, Ray mengaku popularitas jadi hal yang paling dominan dalam memilih capres.
"Dalam situasi seperti ini, nama-nama lain yang berpotensi menjadi capres bisa juga berkembang dan populer," ungkap dia.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang