POLHUKAM.ID -Kondisi internal Partai Golkar yang semakin memanas akibat manuver Luhut Binsar Pandjaitan, disinyalir tidak terlepas dari keinginan Presiden Joko Widodo untuk duduk sebagai petinggi partai berlogo pohon beringin itu.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengamati, Luhut dijadikan alat oleh Jokowi untuk menjaga kekuasaan setelah purnatugas pada 2024.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?