"Bisa saja Jokowi jadi Ketua Dewan Penasihat Golkar kalau Luhut mampu mengambil alih kursi ketum dari Airlangga Hartarto," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/7).
Bukan cuma melalui tangan Luhut, Jerry juga memandang hasrat politik Jokowi dalam menguasai Partai Golkar juga tampak dari politisasi hukum.
"Jangan-jangan pemeriksaan Airlangga di Kejaksaan Agung kemarin ada keterkaitan dengan (upaya) mengambil alih Golkar," sambungnya.
Jerry meyakini kisruh internal Partai Golkar menguat ketika Luhut bersama Bahlil Lahadalia menyatakan siap menjadi ketum.
"Tapi pertanyaannya, kontribusi Luhut di Golkar apa? Belakangan dia malah main aman, dengan berpura-pura mendukung Bahlil jadi Ketua Umum Golkar," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Terungkap! Operasi Senyap Super Tanker Iran di Perairan Indonesia Bikin Geopolitik Dunia Panas
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Isi Rumah Prabowo di Hambalang: Isinya Cowok Ganteng?
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun