"PDIP hanya berkoalisi dengan PPP, sehingga kekuatan besar dari Golkar sebagai peringkat ketiga memang dibutuhkan," ujar dia.
Maka dari itu, Efriza meyakini pertemuan Puan dan Airlangga bukan hanya karena alasan menggiring Airlangga dan Golkar berkoalisi bersama PDIP.
"Tapi karena upaya Golkar ke KKIR sudah diputus dengan penolakan PKB serta keinginan dari Istana Prabowo-Erick bukan Prabowo-Airlangga," katanya.
"Sedangkan, membentuk poros keempat juga tak mungkin karena PAN tak berkenan," demikian Efriza menambahkan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika