“Kita mendapat sedikit nilai tambahnya,” imbuhnya.
Didik menegaskan hilirisasi nikel perlu peran swasta serta usaha menengah dan kecil untuk mengelolanya, namun dia meminta agar Indonesia tidak memberikan seluruh SDA-nya ke Asing.
Meski nilai investasi China ke Indonesia cukup besar, namun menurutnya, dana investasi tersebut masuk ke dalam penambahan utang Indonesia terhadap China.
“Itu kan sudah berjalan sejak lama sebelum kunjungan presiden sudah mengalir investasi Cina,” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang