Menurut dia, capres non-parpol yang sudah memiliki banyak anggaran berpeluang dilirik oleh partai politik untuk dicalonkan.
“Mereka yang kuat logistik pasti lebih berpeluang,” ujar Jerry dilansir dari GenPI.co, Senin (23/5).
Jerry lantas memberikan contoh pada Pemilu 2019, saat Prabowo Subianto memilih Sandiaga Uno sebagai pendampingnya.
“Sandiaga Uno bisa menjadi tandem atau wakil dari Prabowo karena punya logistik atau anggaran mumpuni kala itu,” tuturnya.
Meski demikian, menurutnya, Pilpres 2024 tidak hanya diramaikan oleh tokoh-tokoh capres non-parpol.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri