POLHUKAM.ID - Mantan politisi PSI Guntur Romli memberikan pernyataan mengejutkan usai memilih hengkang dari partai tersebut. Ia memutuskan keluar dari PSI lantaran menyakini partai tersebut akan merapat ke barisan pendukung capres Prabowo Subianto.
Isu PSI akan memberikan dukungan tersebut menurut Guntur, bukan isapan jempol mengingat PSI telah memberikan "tondo-tondo".
"Meskipun yang saya baca, baik dari media dan media sosial, kawan-kawan PSI menyatakan kehadiran Pak Prabowo itu hanya silaturahmi politik biasa. Tapi tondo-tondo koalisi PSI dan Prabowo akan menjadi kenyataan, hanya soal waktu saja," kata Guntur Romli dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (5/8/2023).
Sebagai pendukung pencapresan Ganjar Pranowo, Guntur Romli mengaku, tak mungkin memiliki sikap politik abu-abu. Karena hal inilah, ia memutuskan untuk keluar dari PSI.
"Sebagai orang yang mengaku spartan, Ketua Umum Ganjarian, saya tidak mungkin punya sikap politik yang abu-abu. Saya harus menyatakan sikap dan harus memilih," tegasnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?