POLHUKAM.ID - Mantan politisi PSI Guntur Romli memberikan pernyataan mengejutkan usai memilih hengkang dari partai tersebut. Ia memutuskan keluar dari PSI lantaran menyakini partai tersebut akan merapat ke barisan pendukung capres Prabowo Subianto.
Isu PSI akan memberikan dukungan tersebut menurut Guntur, bukan isapan jempol mengingat PSI telah memberikan "tondo-tondo".
"Meskipun yang saya baca, baik dari media dan media sosial, kawan-kawan PSI menyatakan kehadiran Pak Prabowo itu hanya silaturahmi politik biasa. Tapi tondo-tondo koalisi PSI dan Prabowo akan menjadi kenyataan, hanya soal waktu saja," kata Guntur Romli dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (5/8/2023).
Sebagai pendukung pencapresan Ganjar Pranowo, Guntur Romli mengaku, tak mungkin memiliki sikap politik abu-abu. Karena hal inilah, ia memutuskan untuk keluar dari PSI.
"Sebagai orang yang mengaku spartan, Ketua Umum Ganjarian, saya tidak mungkin punya sikap politik yang abu-abu. Saya harus menyatakan sikap dan harus memilih," tegasnya.
Artikel Terkait
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas