"Bahkan video lama saya mengkritik Pak SBY akhirnya beredar lagi tuh."
"Demikian juga dengan Gus Dur, saya berselisih terus," imbuhnya.
Rocky kini merasa kebebasan berbicaranya dirampas seusai kasus dugaan penghinaan ini mencuat.
Ia menduga ada 'kepentingan' tertentu di balik ramainya kasus dugaan penghinaan Jokowi yang membelitnya.
"Jadi ada perselisihan antara warga negara dan pemimpin negara," ujar Rocky.
"Dan sekarang yang terjadi adalah pembelahan di antara warga negara."
"Mana mungkin secara etis ada warga negara yang menghalangi warga negara untuk bicara."
"Saya tetap warga negara mestinya tidak dihalangi untuk mengucapkan. Kita bisa baca siapa mengerahkan siapa demi kepentingan siapa," imbuhnya.
Lebih lanjut, Rocky membahas soal demo emak-emak di kediamannya baru-baru ini.
"Saya jengkel juga kenapa dikirim emak-emak dengan anak yang masih digendong ke rumah saya ke Sentul."
"Saya cek enggak ada yang mengerti itu," tukasnya.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?