POLHUKAM.ID - Politikus Ferdinand Hutahaean mengungkapkan asal-usul kabar istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi akan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Ferdinand mengatakan kabar Iriana Jokowi akan menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto dihembuskan oleh tim propaganda yang mendukung Menteri Pertahanan itu karena segala strategi telah dilakukan.
"Kabar ini dihembuskan oleh tim propaganda yang mendukung Prabowo dan karena Prabowo tak lagi punya strategi, maka selalu mati-matian merayu Jokowi dan keluarga," ungkapnya.
Sehingga menurutnya Prabowo sebaiknya tidak dipilih di Pilpres 2024. "Sudahlah, yang begini jangan dipilih..!" sambungnya dikutip WE NewsWorthy dari Twitter pribadinya, Senin (7/8).
Untuk diketahui, belum lama ini beredar kabar Iriana Jokowi akan menjadi bakal cawapres yang mendampingi Prabowo Subianti di Pilpres 2024, ini disampaikan sumber tak dikenal dari internal Gerindra.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?