Namun mantan dosen Universitas Indonesia itu menduga Presiden Joko Widodo akan memiliki peran sentral dalam penentuan posisi Gibran. Pasalnya, Gibran berpotensi mengikuti pilihan sang ayah.
"Bisa juga Gibran menganggap ya memang tetapi pilihan saya adalah apa yang dipilihkan oleh ayah dia misalnya, kan Gibran seiya sekata dengan pilihan ayahnya tuh," ungkapnya, menambahkan.
Rocky tidak menampik bahwa Gibran memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan politknya. Namun ketika pilihan Jokowi dipilih oleh Wali Kota Solo itu, Gibran akan memastikan Prabowo Subianto sebagai pilihannya.
"Walaupun kita tahu ya manusia punya kebebasan tetapi dalam keadaan ini Gibran mungkin sudah dibisikkan," tutur Rocky.
"Kalau seandainya diloloskan maka kau pergi ke Prabowo, kira-kira itu kan. Jadi kita bikin analisis semacam itu," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?