POLHUKAM.ID - Politisi Partai Golkar, Pamor Wicaksono menyayangkan pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang dianggap telah menyakiti perasaan masyarakat Brebes. Sebagai putra daerah Kabupaten Brebes, Pamor Wicaksono merasa pernyataan seperti itu tak pantas didengungkan oleh seorang tokoh masyarakat, apalagi mereka yang berkecimpung di dunia politik dan duduk sebagai pejabat publik.
“Saya sungguh sangat menyayangkan pernyataan dari Pak Prasetyo Edi. Mestinya beliau harus berpikir menjadi seorang negarawan, bukan hanya sekedar politisi. Jadi kami sebagai putra daerah Brebes sangat kecewa dengan pernyataan beliau,” ungkap Pamor Wicaksono kepada redaksi Golkarpedia.com melalui keterangan tertulis pada Kamis (10/08).
Sebelumnya Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi melontarkan pernyataan yang menyinggung Brebes dan Tegal. Bahkan Prasetyo Edi turut pula melemparkan kata-kata yang cenderung bersifat hinaan dengan mengatakan, ‘Ke Brebes, Tegal, beli telur asin, kentutnya bau. Pamor Wicaksono menegaskan bahwa perkataan Prasetyo Edi itu seperti orang yang tak berpendidikan.
“Bahwa ketika kunjungan ke luar negeri itu lebih enjoy daripada kunjungan ke Brebes dan Tegal yang hanya membawa oleh-oleh telor asin, apalagi ada kata-kata tidak mendidik, kentutnya bau dan sebagainya,” ujar Pamor Wicaksono.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?