POLHUKAM.ID -PDI Perjuangan (PDIP) baru-baru ini kembali menjadi perhatian lewat manuver politiknya yang memperbolehkan keluarnya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pilpres 2024.
Ini menyusul penyodoran dari Sandiaga Uno. Sosok tersebut disodorkan untuk menjadi calon wakil presiden dari Ganjar Pranowo.
Namun sepertinya hal tersebut tak begitu diminati oleh PDIP. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah misalnya meminta hal tersebut tidak dipaksakan oleh PPP.
"Monggo, lagi-lagi kan bagi PDI Perjuangan kerja sama politik itu dasarnya harus kesukarelaan.
Harus kesukarelaan tidak boleh ada paksaan, apalagi ada ancaman, dan lain sebagainya," kata Basarah menjawab pertanyaan wanti-wanti PPP akan keluar jika Sandiaga tak jadi cawapres, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2023).
Penolakan ini menjadi sorotan sejumlah elemen masyarakat salah satunya adalah penggiat media sosial dari Eko Widodo. Ia mengatakan ini adalah bukti kesombongan dari PDIP.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?