"Bagi publik internasional dianggap ini melanggar prinsip pertama demokrasi yaitu kesetaraan itu tidak boleh dimanfaatkan untuk satu orang, jadi enggak setara justru permainan hari ini kan," jelasnya.
Padahal, rakyat tengah menantikan sosok bakal cawapres yang akan mendampingi tiga capres, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Kebingungan ini, tutur Rocky, dimanfaatkan oleh Jokowi yang dipastikan memberi perintah kepada sejumlah pihak. Namun Jokowi enggan memberikan arahan itu sebelum Gibran dapat mendampingi salah satu bakal capres tersebut.
"Publik bingung siapa yang mau jadi wakil presiden, semua menunggu fatwa Pak Jokowi langsung," tutur Rocky.
"Lama-lama orang tahu, oh kalau begitu memang Pak Jokowi enggak mau kasih fatwa sebelum Gibran fiks bisa mencalonkan diri sebagai wakil presiden," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Isi Rumah Prabowo di Hambalang: Isinya Cowok Ganteng?
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!