"Sebetulnya caci-maki itu ekspresi aja itu sama dengan memuji itu. Itu dua-duanya ekspresi," tutur Rocky.
Ia melanjutkan, caci maki memang berkonotasi negatif, sedangkan pujian lebih ke arah yang positif. Tetapi menurutnya semua harus memiliki porsinya masing-masing.
"Kalau semua orang memuji berarti presiden enggak ada salahnya dong atau pejabat penting enggak ada salahnya dong," lanjut dia.
Mantan pengajar ilmu filsafat itu menyarankan pemerintah mengambil langkah terbaik dalam merespons rakyat dengan cara menjawabnya sebaik mungkin.
"Jadi saya kasih tahu sekali lagi supaya kritik terhadap pemerintah itu seharusnya dijawab kok, bukan dilaporkan ke polisi," tutur dia.
"Harusnya dijawab dengan data, dijawab dengan argumen bukan dilaporin polisi. Itu agak konyol itu," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Partai Baru Hanya Kendaraan Pragmatis? Ini Bahaya Catch-All Party Tanpa Ideologi
SP3 Eggi-Damai: Strategi Rahasia Jokowi untuk Kuasai Peta Politik 2029?
SBY Beri Peringatan Mengerikan: Dunia di Ambang Perang? Ini Langkah Darurat yang Diserukan
Anies Baswedan Dapat Kartu Anggota 0001, Gerakan Rakyat Target Jadi Partai Politik 2026!