"Sebetulnya caci-maki itu ekspresi aja itu sama dengan memuji itu. Itu dua-duanya ekspresi," tutur Rocky.
Ia melanjutkan, caci maki memang berkonotasi negatif, sedangkan pujian lebih ke arah yang positif. Tetapi menurutnya semua harus memiliki porsinya masing-masing.
"Kalau semua orang memuji berarti presiden enggak ada salahnya dong atau pejabat penting enggak ada salahnya dong," lanjut dia.
Mantan pengajar ilmu filsafat itu menyarankan pemerintah mengambil langkah terbaik dalam merespons rakyat dengan cara menjawabnya sebaik mungkin.
"Jadi saya kasih tahu sekali lagi supaya kritik terhadap pemerintah itu seharusnya dijawab kok, bukan dilaporkan ke polisi," tutur dia.
"Harusnya dijawab dengan data, dijawab dengan argumen bukan dilaporin polisi. Itu agak konyol itu," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?