Budiman mengatakan Ganjar Pranowo selaku capres dari PDIP bukan berarti sebagai calon yang buruk. Menurutnya, Gubernur Jawa Tengah itu memiliki gaya kepemimpinannya sendiri.
“Tapi tampaknya, dalam penalaran saya, itu tidak dipenuhi dalam kualifikasi dan kriteria yang dimiliki oleh calon dari PDI Perjuangan,” kata Budiman.
Atas dukungannya terhadap Prabowo, dia merasa tidak sedang melakukan kesalahan baik secara ideologis maupun strategis.
“Saya meyakini bahwa secara ideologis dan secara strategis, saya sedang menerjemahkan posisi [ucapan] Ibu [Mega] yang salama ini disampaikan. Jadi saya merasa, secara idoelogis, secara strategis, saya tidak melakukan kesalahan,” tegasnya.
Kendati demikian, Budiman mengaku siap bertanggung jawab jika dianggap salah secara administratif maupun organisasi. Dia mengaku siap jika dipecat dari PDIP.
“Jadi saya pikir, ya itu langkah saya mungkin dianggap salah secara administratif, secara organisasional. Dan karena itu saya siap mempertanggungjawabkannya,” tutup dia.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Khawatir, Ini Bukti Kita Paling Hati-Hati!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik—Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Nominalnya, Lihat Ini!
PPATK dan OJK Gagal Total? Begini Modus Judi Online Hayam Wuruk yang Lolos dari Radar Sistem Keuangan