"Bisa saja pembicaraan dibuka dengan kanal-kanal itu toh Mbak Puan juga komunikasi dengan AHY itu, kami selalu berinteraksi dengan kawan-kawan NasDem. Tapi penafsiran akhir adalah apa yang akan diputuskan Pak Ganjar, Ibu Ketum Megawati bersama partai-partai yang lain kan itu endingnya," tutur Ketua Banggar DPR itu.
Said menjelaskan, harapannya terkait duet Ganjar-Anies tidak melibatkan internal PDIP lainnya.
"Ya enggak usah itung-itungan internal. Baca saja hasil berbagai lembaga survei, seperti apa itu sederhana," tutup dia.
PDIP sudah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024. Sejauh ini PDIP bersama PPP, Hanura, dan Perindo.
Sementara, Anies ditopang Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS.
Sampai saat ini belum ada yang mengumumkan sosok cawapres mereka.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?