"Kalau negara memandang rakyatnya sebagai konsumen, itu rusak semua urusan, ndak, ndak boleh, negara tidak boleh memandang rakyat sebagai konsumen, bukan," jelas Anies.
Lebih jauh, Anies mengatakan rakyat adalah pemilik negara yang membutuhkan negara. Rakyat bekerja untuk memajukan negara.
"Jadi bagi pemerintah itu tidak ada untung dan rugi, dengan rakyat itu urusan bermanfaat atau bermanfaatnya kurang. Jadi kita berikan investasi kesehatan, pendidikan, budaya," ucap Anies.
"Tidak boleh mengatakan ongkosnya terlalu mahal sehingga kita itu tidak pas melakukan investasi," kata Anies.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!