"Kalian semua yang awasi, masyarakat semua awasi, jadi kalau ada yang dirasakan tidak pas, tidak sewajarnya kan bisa disampaikan kepada menteri bersangkutan. Masyarakat kan mengawasi banget, apalagi ada netizen, sekarang semuanya terbuka," jelasnya.
Soal kemungkinan menjadi cawapres atau bahkan capres 2024, Sandiaga akan melakukan seperti pada saat pencalonannya pada Pilpres 2019.
"Saya pernah lead by example, ya. Kalau teman-teman lihat waktu wagub (Jakarta), tidak ada ketentuan wakil gubernur mundur, saya mundur karena saya komitmen soal ini. Tapi, menteri kan hak prerogatif Presiden," tuturnya. (antara)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?