"Kita lihat Puan juga sebenarnya tidak setuju. Jadi legacy itu adalah milik Presiden yang memimpin, tidak mungkin PDIP mau memimpin tapi membesarkan legacy atas nama Jokowi, emang Jokowi itu siapa?" kata Kang Tamil.
Kang Tamil juga melihat, Jokowi saat ini tengah dilema. Sebab di satu sisi Jokowi tahu bahwa hanya Prabowo Subianto yang akan bersikap ksatria untuk meneruskan program Jokowi. Namun di sisi lain Jokowi tidak punya nyali untuk berseberangan dengan PDIP.
"Jokowi tahu bahwa yang jelas akan meneruskan programnya itu hanya Prabowo. Jadi istilahnya, hati Jokowi ada di Prabowo, tapi raganya tersandera oleh PDIP," pungkas Kang Tamil.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?