Kondisi itu akan memunculkan empat kuadran atau format politik baru untuk pasangan capres cawapres. Sebut saja Capres Ganjar Pranowo dari kubu PDIP, capres Prabowo dari kubu Gerindra dan Anies dari kubu Nasdem.
"Nah pasangan dari poros demokrat nantinya dimungkinkan menjadi pengisi kuadran keempat. Mereka akan bertanding pada putaran pertama," tandasnya.
Selain poros baru, lanjut Maruf, dinamika politik yang dinamis tersebut memungkinkan pilpres akan digelar dalam dua putaran. Dari berbagai survei independen yang muncul, dua kubu yang potensial akan berkontestasi pada putaran kedua yaitu poros PDIP melawan poros Gerindra.
"Keduanya bakal dapat tambahan dukungan dari poros yang tumbang pada putaran pertama. Nasdem dan pkb potensial akan merapat ke pdip, sedangkan demokrat dan pks lebih memilih ke poros gerindra," imbuhnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?