POLHUKAM.ID - Bakal capres Anies Baswedan telah resmi mendeklarasikan pasangan cawapresnya, yakni Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Imin).
Menanggapi hal itu, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin yang sebelumnya menawarkan diri siap menjadi cawapres Anies menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak teliti melihat rekam jejak Imin yang tidak bersih dari kasus korupsi.
Terakhir Imin akan dipanggil menjadi saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus rasuah di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada masa ia menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di tahun 2009-2014.
Novel menilai dipilihnya Imin telah mencoreng proses pencapresan Anies.
"Ini mencoreng pencapresan Anies," kata Novel.
Merasa tak dilirik oleh Anies, Novel kini beralih ke pesaing Anies. Salah satu tokoh kelompok Petamburan ini menawarkan diri untuk menjadi bakal cawapres dari Ganjar Pranowo.
Artikel Terkait
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik—Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Nominalnya, Lihat Ini!
PPATK dan OJK Gagal Total? Begini Modus Judi Online Hayam Wuruk yang Lolos dari Radar Sistem Keuangan
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!