Wakil Menteri Ketenagakerjaan ini menyebut alasan rekomendasi Yusril Ihza karena didasari pandangan bahwa sosok ketua umumnya merupakan sosok yang berkomitmen dan memiliki jiwa seorang negarawan.
“Insya Allah beliau orang yang komit orang yang punya jiwa negarawan, beliau juga pakar hukum, pakar hukum tata negara yang pas untuk bersanding dengan capres Pak Prabowo,” jelas Afriansyah Noor.
Namun apabila memang bukan Yusril, lanjut Afriansyah, PBB tetap akan legawa.
"Hal itu bukan masalah bagi PBB, sebab PBB akan tetap satu komando mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024," tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang