“Potensi apatis masyarakat terhadap politik makin besar,” terangnya.
Ridho menambahkan, partai politik seharusnya lebih berfokus memberikan edukasi politik yang baik untuk masyarakat dan berjuang maksimal dalam mewujudkan substansi demokrasi.
“Partai politik lebih baik fokus mengevaluasi kinerja dan menekankan lagi kepada utusan-utusan mereka di eksekutif dan wakil-wakil mereka di legislatif agar dapat membuahkan produk-produk aturan serta kebijakan yang bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ridho berharap jajaran DPW Perhimpunan Rakyat Progresif Lampung ikut turun langsung ke masyarakat untuk saling mengenal, berdialog, dan menyerap aspirasi.
“Dengan terjun langsung ke rakyat, kita akan kenal, bersahabat dengan mereka serta tahu persis kondisi nyata yang terjadi di masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?