Namun, dia meluruskan kata bid'ahnya itu karena ada nama anak buahnya di Kemenag bernama Amin.
"Oh saya baru tau dari kamu malah itu, saya nggak tau itu. Nama ada enggak? Soalnya ada di tempat kita namanya itu Pak Amin," katanya sambil terkekeh.
Dia menambahkan dalam nama-nama paslon capres cawapres tidak ada yang namanya Amin, sehingga dikatakan bid'ah memilih Amin.
"Kan nggak ada nama Amin itu, nggak ada kan nama presiden nama Amin? Pak Amin Rais mungkin, Pak Amin Rais kali ya?" pungkasnya mengelak.
Sumber: rmol.
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...