POLHUKAM.ID - Partai Demokrat telah melabuhkan pilihan untuk mendukung Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024. Terkait ini, PDIP santai dan menghormati.
"Ya kami menghormati yang menjadi keputusan Partai Demokrat yang bergabung dengan koalisi Pak Prabowo," kata Puan usai menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta, Senin (18/9).
Sebelum ini, Demokrat dan PDIP sempat dibicarakan punya kans untuk berlayar bersama di 2024. Namun ada faktor-faktor yang menyebabkan hal itu tak kejadian.
Salah satunya diduga soal syarat pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri yang dinilai jadi kunci. Meski sebenarnya, sempat ada pertemuan antara Puan dan AHY beberapa waktu lalu.
"Jadi walaupun sebelumnya sudah dilakukan pembicaraan-pembicaraan ke PDIP atau antara PDIP dengan Demokrat. Kalau kemudian Demokrat memutuskan dengan Pak Prabowo, tentunya PDIP menghormati keputusan tersebut," ujarnya.
Artikel Terkait
BBM Naik 18 April 2026: DPR Peringatkan Dampak Ini ke Harga Sembako!
KPK Bongkar Skandal Dapur Gratis: Keracunan hingga Pengawasan Bolong!
Menguak Motif Kasus Andrie Yunus: Benarkah Hanya Dendam Pribadi?
Habib Rizieq Buka Suara: FPI Bukan Cooling Down, Tapi Nonton Buaya Ribut