Pasalnya, kata Andrea, kunjungan Jokowi ke AS tidak dalam agenda bilateral.
Oleh karena itu, Andrea mengatakan, sangat wajar bila tidak ada pimpinan AS yang datang menyambut Jokowi.
“Jokowi tetap dapat semua fasilitas dan aturan keamanan sesuai protokol kenegaraan,” ujar Andrea dilasir dari GenPI.co, Kamis (12/5).
Hal itu kata Andrea membuktikan bahwa AS tidak mengurangi penghargaan terhadap tamu negara lain.
Dosen Universitas Budi Luhur itu mengatakan, agenda kunjungan negara secara bilateral dan tidak memang berbeda perlakuannya.
Dia menyebut Jokowi sendiri datang ke AS sebagai partisipan dalam ASEAN-US Special Summit.
Artikel Terkait
Jokowi Balas Klaim JK: Saya Orang Kampung - Ini Makna Politik di Baliknya
Klaim JK Buka Borok: Pola Pengkhianatan Jokowi pada Pendukung yang Mengorbitkannya?
Mengapa Jusuf Kallah Marah? Gibran dan Serangan Termul Jadi Pemicu Utama
JK Bongkar Kartu Terakhir: Saya yang Bawa Jokowi ke Jakarta, Sekarang...