"Koalisi gemuk menurut saya tidak menjamin. Malah ribet ya. Ribet dalam arti bagaimana mereka nanti dalam pembagian tanggung jawab dan tugas," ujarnya.
Sebagaimana diketahui Partai Perindo tergabung dalam koalisi pendukung bacapres Ganjar bersama PDI Perjuangan (PDIP), PPP dan Hanura.
Sedangkan Demokrat tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendukung bacapres Prabowo bersama Gerindra, Golkar, PAN, PBB dan Gelora.
Sedangkan NasDem bersama PKB, dan PKS tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) pendukung pasangan bacapres Anies Baswedan dan bacawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang