Menurut Puan, kunjungan kerja Jokowi ke Beijing, lebih penting dalam rangka urusan negara. "Jadi, kami memahami ketidakhadiran atau ketidakbisaan hadirnya Bapak Jokowi pada pengumuman capres-cawapres pada kesempatan ini. Karena ada tugas yang lebih penting, yang harus dikerjakan oleh bapak presiden," ucap Puan.
Puan menampik adanya pecah kongsi yang terjadi antara PDIP dengan Jokowi. Terlebih, relawan Pro Jokowi (Projo) saat ini telah mendukung Prabowo Subianto pada pilpres 2024. Puan lantas mempertanyakan sikap Jokowi, apakah setia mendukung Ganjar Pranowo atau punya pilihan lain. Ia mengaku ingin tahu langsung jawaban itu dari Jokowi.
"Pertanyaannya harus ditanyakan ke Pak Jokowi bukan ke saya. Jadi, nanti tanya ya kalau presiden udah pulang, pendukung Pak Ganjar Pranowo atau punya pilihan lain. Tolong ditanyakan, saya juga mau tahu jawabannya," pungkas Puan.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?