"Habibie pada 1998 itu Rp939 triliun, tapi ini penyebabnya karena kenaikan kurs (nilai tukar terhadap dolar AS), dari Rp2.000 ke Rp9.000 (per dolar AS)," jelas Said Didu.
Kemudian, Gus Dur Rp1.221 triliun, Megawati Soekarnoputri Rp1.298 triliun, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Rp2.609 triliun.
"Jokowi, di akhir masa jabatan kira-kira (mewariskan utang) Rp8.500 triliun. Meroket," imbuhnya.
Dalam hitung-hitungan Said Didu, Soeharto berutang Rp44 miliar per hari, SBY Rp365 miliar per hari. Kemudian Jokowi membikin utang Rp1,8 triliun per hari.
"Kalau ditambah utang BUMN, karena dulu digabung utang negara dengan utang BUMN, Jokowi itu bikin utang 3 triliun per hari," paparnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?