POLHUKAM.ID - Perannya dikenal sebagai maestro pemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam dua pilpres terakhir, ternyata membuat Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono beralih dukungan.
Kini, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di pemerintahan Megawati Soekarnoputri itu tak lagi ada di barisan Jokowi.
Jokowi pada Pilpres 2024 dinilai sebagai maestro yang mengorkestrasi gerbong parpol dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Koalisi ini mendapuk sang putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mendampingi Capres Prabowo Subianto.
Hendropriyono menghendaki Indonesia tetap berdiri kokoh dengan landasan Pancasila.
"Semua sahabat saya yang sedang bersaing jadi capres sekarang ini adalah sama-sama orang Pancasilais, sehingga tidak akan ada rasa khawatir saya terhadap hancurnya dasar filsafat negara," kata Hendropriyono dalam acara peringatan hari Sumpah Pemuda di Taman Arum Udumbara, Jakarta Timur, Sabtu (28/10).
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?