POLHUKAM.ID - Anwar Usman angkat bicara soal pencopotan dirinya dari posisi ketua Mahkamah Konstitusi atau MK. Dia mengklaim ada skenario yang sudah direncanakan untuk membunuh karakternya.
"Saya sudah mendengar ada skenario yang berupaya untuk membunuh karakter saya," kata Anwar Usman dalam konferensi pers di Gedung MK, Jakarta Pusat pada Rabu, 8 November 2023. Dia berujar telah mengetahui skenario tersebut sebelum membentuk Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi atau MKMK.
Meskipun mengklaim tahu adanya skenario itu, Anwar berujar dia berbaik sangka dan tetap membentuk MKMK. Hal tersebut dia katakan sebagai bentuk tanggung jawab amanah jabatan yang diembankan kepadanya sebagai Ketua MK.
Anwar Usman pun membantah telah mengorbankan integritasnya saat mengabulkan gugatan batas usia minimal capres-cawapres. Menurutnya, tuduhan dia sengaja mengabulkan gugatan tersebut untuk kepentingan pribadi adalah sebuah fitnah.
"Fitnah yang dialamatkan kepada saya, terkait penanganan perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023, adalah fitnah yang amat keji," ujar Anwar Usman. Dia pun mengatakan tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasarkan atas hukum.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?