"Dalam konteks hal ini kami mendokumentasikan beberapa hal. Kami mendokumentasikan setidaknya terdapat sekitar 7 langkah dan manuver Jokowi yang menunjukkan keberpihakannya. Mulai dari melakukan endorsement politik, lalu mengaku tidak akan netral pada pilpres yang saya maksud adalah soal cawe-cawe dan juga menyatakan bahwa hanya akan dua capres yang berkontestasi di Pilpres 2024," ujar Rezaldy, dalam diskusi Mencegah Terulangnya Bencana: Pemilihan Umum 2024, Rabu (15/11/2023).
Andi Muhammad Rezaldy menambahkan Kontras juga mendokumendasikan sejumlah tindakan tidak terpuji lainnya yang dilakukan oleh menteri dan bawahan Presiden Jokowi.
Di antaranya dengan adanya pernyataan dukungan anggota kabinet kepada salah satu capres secara gamblang di hadapan publik.
LSM Kontras meminta Jokowi untuk dapat bersikap netral dan menunjukkan sikap kenegarawanan dengan tidak mencampuri pemilu dengan kepentingan pribadi.
Sumber: kbr
Artikel Terkait
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika