"Setelah dua minggu masa kampanye, Prabowo-Gibran hanya terlihat mengumbar tarian 'Awokwok' saja. Belum terlihat ada gagasan yang diberikan, baik itu oleh paslon langsung ataupun timnya," kata Oktafiandi.
Oktafiandi juga menyoroti mangkirnya paslon nomor urut 2 tersebut dari sejumlah acara dialog, baik yang diselenggarakan pihak kampus maupun stasiun televisi.
"Saya jadi bingung, ketika diundang untuk debat dan adu gagasan di televisi ataupun kampus, kok hanya ada dua paslon yang hadir, Mas Ganjar-Prof Mahfud dan paslon nomor urut 1 saja," kata Oktafiandi.
Selain itu, caleg PDI Perjuangan Dapil Jabar X ini juga menyoroti ketidaksiapan paslon nomor urut 2 tersebut ketika berhadapan dengan awak media. Kerap kali, khususnya Gibran Rakabuming Raka, meladeni pertanyaan awak media dengan jawaban di luar konteks.
"Ditanya wartawan pun, jawabannya malah suruh baca buku, dan jam 9 mau tidur," demikian Oktafiandi.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?