Unjuk kebolehan kelompok milenial dan gen z diramaikan aksi tetabuhan kentongan. Irama "Kentongan 57" membuat suasana menjadi semacam pesta rakyat.
Amar Wawwas, mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, mengatakan visi-misi dan program yang diusung paslon AMIN bukan cuma untuk sebagian kelompok rakyat.
Generasi muda juga ingin perubahan, dan karenanya perlu memilih pasangan capres-cawapres yang menjamin hadirnya keadilan dan kemakmuran untuk semua.
"Milenial dan gen z sepatutnya memilih pemimpin yang jelas prestasinya. Jangan sampai tertipu gimmick capres-cawapres," kata mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Pendidikan Agama Islam itu.
Ditambahkan, sesuai eranya, kalangan muda memakai media sosial dalam memperkenalkan AMIN kepada para muda.
Berdasarkan interaksinya dengan kaum muda pendukung kontestan nomor urut 02 dan 03, serta kelompok swing voters, menurut Amar, kekuatan ketiga paslon peserta Pilpres 2024 di Banyumas cukup berimbang.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: independenmedia.id
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?