polhukam.id – Ada yang menarik pada debat Cawapres 2024 yang dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Desember 2023 kemarin. Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin menyebutkan kata "slepet" berulang kali.
Terhitung sebanyak 15 kali kata slepet disebutkan oleh Cak Imin. Hal itu menarik perhatian warganet yang menonton debat kedua Capres-Cawapres 2024.
“Slepet itu seperti sarung yang saya bawa ini. Di kalangan santri, bisa membangunkan yang tidur, menggerakan yang loyo. Sekaligus mengingatkan yang lalai,” tuturnya dalam sesi penyampaian visi, misi, dan program kerja.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Alam dan Sejarah Salatiga: Rekomendasi Tempat Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan
Lantas apa sebenarnya makna kata slepet tersebut?
Menurut Imin, slepet diartikan sebagai awal dari perubahan, “bayangkan 100 orang Indonesia kekayaannya di atas 100 juta jumlah penduduk Indonesia. Artinya keadaan tidak adil ini harus kita slepet,” jelasnya pada debat kedua.
Slepet sendiri merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa. Dimana istilah ini sudah sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Baca Juga: 5 Tempat Solo Rayakan Malam Tahun Baru 2024, Mulai dari Pertunjukan Reog Hingga Pesta Kembang Api
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?