Umar Syadat menyebut aksi Gus Miftah itu adalah politik uang atau money politics.
"Pengusaha enggak, apalagi seorang milyarder. Tp gayanya bahkan merasa lebih kaya dari Prayogo Pangestu," tulis Umar Syadat dalam akun X @UmarSyadatHsb__.
Umar Syadat berharap Bawaslu tidak diam saja. Lembaga pemantau pemilu itu harus langsung menginvestigasi dugaan politik uang yang dilakukan oleh Gus Miftah.
"Ayolah Bawaslu si miftah kan pendukung paslon no 2 kalian proses lah ini? apa motif miftah bagi2 duit," tulisnya.
Baca Juga: Ketua LSM RI Provinsi Banten Syarifuddin Usulkan Fraksi di Lembaga Legislatif Dihapus Saja
Netizen juga ikut menyoroti aksi Gus Miftah membagikan uang kepada masyarakat tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?