polhukam.id - Pertarungan sengit terjadi dalam debat ketiga Pilpres 2024, di mana Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, memprovokasi Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), terkait pernyataan kontroversialnya mengenai pembelian alat perang oleh negara.
Prabowo menyoroti pernyataan Cak Imin yang menilai negara tidak berperang, namun berutang untuk membeli alat perang.
Dalam sesi debat, Prabowo meminta klarifikasi dari Anies Baswedan, capres nomor urut 1, terkait pernyataan Cak Imin.
Baca Juga: Harmoni dalam Kontroversi: Jejak Senyum di Balik Panggung Debat Pilpres 2024
Prabowo mengungkapkan keheranannya terkait perubahan sikap Anies yang awalnya menyetujui kenaikan anggaran pertahanan.
Ia juga meragukan data yang dipegang oleh Anies dan Ganjar, menyebutnya keliru.
Anies Baswedan memberikan tanggapannya dengan mengungkapkan bahwa peningkatan anggaran pertahanan perlu dilakukan sesuai dengan ancaman dan kebutuhan masa depan.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?