Politik - Sebaran konten negatif yang biasanya berupa hoaks dan intoleransi sering ditemukan bertebaran di media sosial jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).
Konten semacam ini seringkali menunggangi isu-isu populer yang sedang menyita perhatian banyak orang.
Sehingga generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam melawan hoaks dan intoleransi tersebut.
Mereka adalah garda terdepan karena mereka pemilik masa depan, dan membangun masyarakat yang inklusif dan berlandaskan pada informasi yang benar adalah kunci untuk menciptakan dunia yang lebih baik.
Baca Juga: Inilah 5 Shio Paling Pintar Dalam Mengambil Keputusan, Sehingga Mereka Gampang Menjadi Orang Sukses
Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yang semakin dekat, hambatan dan ancaman berpotensi muncul sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu itu sendiri.
Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan karena provokasi oknum-oknum yang menginginkan kekacauan saat pelaksanaan Pemilu akan kembali muncul.
Untuk mengantisipasi hal tersebut generasi muda menempati garda terdepan dalam mengkampanyekan kepada masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap provokasi berita hoaks dan intoleransi serta pentingnya Pemilu damai.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?