Berdasarkan simulasi surat suara partai, hasil survei menunjukkan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) atau calon dari PDIP menduduki posisi puncak dengan dukungan mencapai 21.5%. Sementara itu, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memperoleh dukungan sebesar 17.3%, diikuti oleh Partai Golkar dengan 11.1%, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 9.2%.
Tidak hanya memantau dukungan partai, survei juga melibatkan aspek-aspek penting lainnya. Hasil menunjukkan bahwa Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat masing-masing memperoleh dukungan sekitar 6.7%, 5.9%, dan 5.6%. Partai lainnya mengalami dukungan yang lebih rendah, sementara sekitar 11.8% responden belum memilih partai.
Baca Juga: Ketua Umum PBNU Gus Yahya Tanggapi Komentar Tokoh NU soal Dukungan Politik NU di Pilpres 2024
Metodologi Survei: Kredibilitas dan Akurasi
Metodologi survei menggunakan metode multistage random sampling dengan total sampel 4.560 responden dari seluruh provinsi, termasuk oversample di 13 provinsi kunci. Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukuran sampel tersebut memberikan toleransi kesalahan sekitar ±2% pada tingkat kepercayaan 95%.
Disclaimer: Hasil survei bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kampanye dan peristiwa politik terkini.
Pantau terus ulasan polhukam.id menyangkut rilis Indikator Politik Indonesia terbaru untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang tren pemilih dan dinamika politik menjelang Pemilu 2024.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?