Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman menjelaskan pihaknya telah meminta keterangan lima orang. Yakni, Ketua Relawan Jawi Wetan, tiga kepala desa, dan pemilik atau pengelola tempat dimana kegiatan tersebut diselenggarakan.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan ada pelanggaran atau tidak dalam kegiatan Asosiasi Kepala Desa Gresik Log In Relawan Jawi Wetan tersebut. Hasil penelusuran akan dikonsultasikan dengan Pimpinan untuk arahan lebih lanjut.
Baca Juga: Bawaslu Gresik Minta KPU Segera Ganti Ribuan Surat Suara yang Rusak
"Arahan dari Pimpinan akan kami jadikan salah satu pertimbangan dalam rapat GAKUMDU (Penegakan Hukum Terpadu) untuk diambil keputusan," pungkasnya
Sedekar informasi, beberapa waktu yang lalu sebanyak 330 Kepala Desa se Kabupaten Gresik mendeklarasikan log in ke relawan Jawi Wetan, atas kegiatan tersebut Bawaslu Gresik menduga ada potensi pelanggaran pemilu sehingga dilakukan penelusuran lebih lanjut. (rof/han)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radargresik.jawapos.com
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?