Zaki, sapaan akrabnya menilai BUMN bukan tidak mau membantu ajang tersebut.
"Mereka ketakutan untuk bantu jadi sponsor," ujar Zaki dilansir dari GenPI.co, Jumat (2/6).
Tentu bukan tanpa alasan Zaki menyebut BUMN ketakutan untuk jadi sponsosr Formula E.
Sebab, Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu menilai risikonya terlalu tinggi jika BUMN jadi sponsor Fomula E.
"Sinyal merah dari Presiden Jokowi dan lingkaran istana tidak berkenan jika BUMN berpartisipasi dalam formula E," jelasnya.
Zaki mengatakan, jika BUMN nekat, pimpinannya akan kena gebuk.
"Bisa saja para direktur atau komisaris BUMN yang berpartisipasi akan dipecat," jelasnya.
Artikel Terkait
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...
Roy Suryo Cs Terancam? Ini Alasan Proses Hukum Kasus Ijazah Jokowi Diprediksi Masih Panjang