Kabar NTT - Masyarakat Indonesia pada umumnya bakal menghadapi pemilihan umum (pemilu) pada tanggal 14 Februari 2024.
Tinggal beberapa Minggu lagi akan mengahadapi namanya pesta demokrasi untuk memilih pemimpin hebat yang ada di daerah seluruh Indonesia.
Adapun pesta demokrasi ini bakal memilih Presiden dan wakil presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi/kabupaten dan kota.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Begini Pesan Mgr. Antonius Subianto Bunjamin
Dikatakan Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, bahwa biasa pada pesta demokrasi suhu politik kian memanas dan ada godaan untuk menghalalkan berbagai cara yang tak terpuji dan tak teruji hukum itupun mungkin bisa terjadi.
"Seharusnya suatu pesta diliputi dengan sukacita dan kesenangan bukan ketegangan, serta dipenuhi rasa persatuan dan persaudaraan bukan perpecahan," ucapnya.
Dirinya mengajak, mari dengan hati nurani dan bisikan roh ilahi untuk memilih para pemimpin negara dan pejabat publik yang memiliki integritas mengutamakan kepentingan nasional diatas kepentingan pribadi dan golongan mempunyai keberpihakan pada kaum kecil, lemah, tersingkir, difabel memiliki rekam jejak yang terpuji menjujung tinggi martabat manusia dan menjaga keutuhan alam ciptaan sebagaimana dipesan oleh para uskup Indonesia dalam sidang KWI November 2023.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?