polhukam.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Alexander Marwata yang memberikan respon terkait dengan adanya bantuan sosial (bansos) dengan muka Capres – Cawapres nomor urut 2 yaitu Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
Alexander Marwata mengatakan bahwa pihak KPK sudah mengingatkan terkait dengan adanya konflik kepentingan.
Ia mengatakan bahwa konflik kepentingan ini merupakan embrio akar persoalan korupsi di Indonesia.
“Terkait dengan bansos yang ada logo-logo dari calon-calon tertentu. Sekali lagi kami di KPK sudah berkali-kali mengingatkan terkait dengan kemungkinan adanya konflik kepentingan,” ujar Alexander Marwata.
“Konflik kepentingan ini adalah embrio akar persoalan korupsi kita, sering kadang-kadang berdalih toh yang penting bantuan sampai, tidak mengambil keuntungan berupa keuangan,” lanjutnya.
Menurut Wakil Ketua KPK, keuntungan tidak harus dalam bentuk materi saja, namun juga dapat berupa image baik bagi pihak yang menyalahgunakan.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?