Menurut survei SMRC, pendukung Jokowi cenderung ke Ganjar Pranowo dalam setahun terakhir.
“Namun, dalam beberapa bulan terakhir, dukungan kepada Ganjar menurun dan Prabowo Subianto mulai naik,” ujar pendiri SMRC Saiful Mujani dalam keterangan resmi, Jumat (3/6).
Saiful mengungkap, memahami peta dukungan pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin penting bagi siapapun yang akan maju di Pilpres 2024.
“Pada Pilpers 2019, jumlah mereka banyak, 55 koma sekian persen. Sementara itu, kita semua tahu Jokowi tidak bisa maju lagi. Jadi pertanyaannya, suara pemilih tersebut akan ke mana?” katanya.
Kemudian, Saiful menilai bahwa perilaku pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin tidak bisa hanya didasarkan keputusan partai.
“Mungkin ada yang berasumsi seperti itu. Jokowi memang PDIP. Mungkin suara pemilihnya akan mengikuti suara PDIP. Itu asumsi kalau partai politik penting dalam pilpres,” paparnya.
Selain itu, pendukung Jokowi pada 2019 juga berasal dari partai politik lain, seperti NasDem dan Golkar.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?