“Kedua, meskipun belum diumumkan, hampir sudah jadi rahasia umum bahwa pilihan resmi PDIP untuk calon presiden mendatang adalah Ketua DPR RI saat ini, Puan Maharani, putri ibu Megawati,” kata Varhan.
Dengan rekam jejak konsistensi komitmen Jokowi kepada PDIP dan Megawati, serta sikap santun yang senantiasa dijunjungnya, Varhan yakin Jokowi tidak akan mengambil sikap berbenturan dengan PDIP.
“Argumen-argumen tersebut sangat kuat untuk mendukung keyakinan saya bahwa yang dimaksud Jokowi pada Rakernas
Dikutip dari Antara, Direktur Lembaga Riset dan Penelitian Indonesia (Rispenindo), George Kuahaty, melihat hasil survei Moeldoko terus naik secara konsisten di berbagai survei, hingga pada April lalu masuk 10 besar Lembaga Survei Nasional.
Tiga Lembaga survei juga menemukan data bahwa Moeldoko menjadi calon presiden asal militer yang paling diminati publik. Ketiga Lembaga survei tersebut adalah Rispenindo, Lembaga Survei Nasional (LSN) serta Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM).
Pada saat meresmikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pro-Jokowi di kawasan Borobudur, Jawa Tengah, presiden dianggap memberikan sinyal tentang tokoh pilihannya untuk Pilpres 2024.
Saat itu, meski disertai ungkapan untuk tidak tergesa, sebuah pesan tersembunyi (hint) tentang tokoh yang akan dipilihnya untuk maju di kontestasi Pilpres 2024, mencuat.
“Urusan politik, ojo kesusu sik. Jangan tergesa-gesa. Meskipun, mungkin yang kita dukung ada di sini. Sudah dibilang, jangan tergesa-gesa, ojo kesusu,”ujar Jokowi, saat itu.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?