Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut sebagai salah satu partai yang akan bergabung. Dugaan ini mencuat usai dua menterinya, Ida Fauziyah dan Abdul Halim Iskandar menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini.
Meski tidak menjawab secara gamblang namun cawapres terpilih Gibran, tidak menampik soal kemungkinan partai besutan rivalnya, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) itu akan bergabung ke barisan pendukung. "Ya, mengarah ke sana," ucap Gibran di Solo, dikutip Inilahjateng, Kamis (21/3/2024).
Gibran menyebut ada lebih dari satu partai yang akan bergabung ke pemerintahan. Hanya saja ia enggan membocorkan partai-partai yang akan bergabung. "Lebih dari satu partai akan bergabung. Wes, tak bocori kui. (Siapa saja mas?) Nanti ya. (yang lobi mas?) Nanti aja ya," ungkap putra sulung Presiden Jokowi ini.
Namun demikian, kuat dugaan partai lainnya yang akan bergabung adalah NasDem. Gibran pun
tidak menutup kemungkinan apabila ke depan Partai NasDem diajak bergabung dalam pemerintahan.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran